Selasa, 28 Agustus 2012

Misteri-misteri Aneh yang Tidak Terungkap Di Dunia

 
Dari masa ke masa, manusia sudah mengalami perubahan peradaban dan di dalamnya terkadang ditemukan jejak aneh yang menimbulkan misteri aneh bagi dunia keilmuan sejarah. Para ahli sejarah, arkeolog, dan para ilmuwan lainnya yang kompeten di bidang ini pun hingga saat ini masih terus mencari, menggali, mempelajari, dan menyimpulkan misteri aneh tersebut sehingga diharapkan mampu memperjelas dan mungkin dipelajari banyak orang.
Di sisi lain, terkadang sebuah kejadian pentinf dalam sejarah masih berbentuk misteri aneh yang tak dapat diungkap, dijelaskan, dan tidak dapat dipecahkan. Nah, dalam artikel ini dibahas misteri-misteri yang membuat kita semua bertanya-tanya dan penasaran.

Misteri-misteri Aneh di Dunia

Ada banyak mistei yang belum terungkap di dunia ini. Apa saja misteri-misteri tersebut? Berikut pembahasan seputar misteri-misteri yang tak terungkap di dunia.

Rongorongo

Rongorongo merupakan bahasa tulis para penduduk di wilayah Easter Island yang sangat sulit dibaca. Walaupun banyak masyarakat yang mengetahui seputar keberadaan Moai di Easter Island, tetapi tidak banyak orang yang tahu tentang misteri aneh lainnya di tempat tersebut.
Rongorongo dianggap aneh dan misterius sebab tidak ada tetangga bangsa Oceania yang memakai bahasa tulisan. Bahasa tulisan ini diperkirakan dikenal petama kali pada 1700-an. Tapi sayang, bahasa tulisan ini punah setelah penjajah-penjajah dari Eropa melarang penggunaan bahasa ini karena ada kaitannya dengan akar pagan dari penduduk-penduduk asli di daerah tersebut.

Helike (Kota yang Hilang)

Helike merupakan salah satu dari sekian banyak miteri kota hilang yang hingga kini masih menjadi teka-teki. Pada akhir abad ke-2 Masehi, seorang penulis Yunani benama Pausanias menulis sebuah cerita yang isinya mengisahkan kehancuran Kota Helike akibat gempa kuat di malam hari. Selain itu, juga diceritakan juga terjadinya tsunami yang menghancurkan semua bangunan di kota besar Helike, sebuah kota maju saat itu. Kota Helike, ibu kota dari
Achaean League, merupakan pusat ibadah penyembah dewa kuno Poseidon, dewa laut. 
Tidak ada satu pun jejak keberadaan masyarakat Helike yang tercantum pada tulisan-tulisan Yunani Kuno. Sampai akhirnya pada 1861, seorang arkeolog berhasil menemukan uang yang diperkirakan berasal dari Helike. Uang ini berbentuk koin perunggu dengan kepala Poseidon.
Pada 2001, dua orang arkeolog melakukan penelitian dan berupaya menemukan reruntuhan peradaban Helike di bawah kerikil dan lumpur di sebuah pesisir. Hingga saat ini, para arkeolog itu sedang melakukan riset seputar kabangkitan dan keruntuhan dari sebuah tempat yang dianggap sebagai Atlantis “sebenarnya”.

Mayat Berlumpur

Misteri aneh ini cukup mengerikan dan telah membuat penasaran para penyelidik dari CSI dan penyelidik lainnya. Di bagian Eropa Utara, tepatnya di sekitar rawa-rawa basah dan lahan-lahan basah, ditemukan ratusan mayat kuno berlumpur.
Sebagian dari mayat berlumpur ini pada tubuhnya meninggalkan tanda-tanda penyiksaan dan“kesenangan” abad pertengahan lainnya. Para peneliti yang meneliti misteri aneh ini menuyimpulkan bahwa mayat-mayat ini adalah korban dari ritual pengorbanan di masa lalu.

Runtuhnya Kaum Minoan

Kaum Minoan menjadi popular karena adanya legenda Theseus dan Minotaur. Tapi faktanya, kaumMinoan adalah warisan dari peradaban yang pernah besar dan juga lebih menarik diteliti. Walaupun sebagian besar sejarahwan lebih fokus pada kejatuhan kerajaan Roma, tetapi hancurnya kaum Minoan di Pulau Crete ini juga merupakan sebuah misteri aneh yang sama pentingnya dengan keruntuhan kerajaan Roma.
Ada sebuah kisah yang menceritakan bahwa Pulau Crete sempat digoncang karena terjadi ledakan vulkanik besar di pulau sebelahnya, yaitu Pulau Thera. Para arkeolog berhasil menemukan buku-buku catatan yang memperlihatkan bahwa kaum Minoan masih bertahan selama kurang lebih 50 tahun sesudah terjadinya ledakan tersebut sebelum mereka akhirnya benar-benar menghilang.
Teori-teori seputar hal-hal yang membuat kaum Minoan menghilang sudah banyak terungkap. Ada yang mengatakan jika hilangnya kaum Minoan itu karena debu vulkanik yang menutupi pulau dan juga menghancurkan seluruh hasil panen. Selain itu, hilangnya mereka diperkirakan karena diusir oleh bangsa Yunani.

Batu Carnac

Selama ini, keberadaan tentang Stonehenge memang sudah banyak diketahui banyak orang. Lain halnya dengan batu carnac yang tidak terlalu banyak diketahui masyarakat umum. Batu ini tersusun atas 3000 batu megalitik yang berbentuk barisan sepanjang 12 kilometer di pesisir Brittany, Barat Laut Perancis.
Mitologi yang berkaitan dengan batu carnac ini yaitu adanya kepercayaan bahwa setiap batu adalah tentara Roma yang diubah jadi batu oleh seorang penyihir, Merlin. Namun, berdasarkan penelitian ilmiah, batu-batu ini diperkirakan sebasgai alat deteksi gempa yang rumit. Sementara itu, bangsa Neolithic yang membuat batu carnac tidak diketahui identitasnya.

Robin Hood

Penulis yakin bahwa semua orang pasti kenal dengan tokoh Robin Hood. Karena kepopulerannya, kisah Robin Hood sampai dibuat dalam film layar lebar. Tapi, ternyata kebenaran tentang tokoh pemanah tampan ini hingga kini masih menjadi misteri.
Pencarian sejarah seorang perampok legendaris ini sudah memunculkan beberapa nama yang mirip dengannya, di antaranya adalah Rober Hod, seorang buronan Yorkshire yang dikenal juga dengan nama Hobbehod atau Robert Hood dari Wakefield. Pencarian tokoh Robin Hood semakin menjadi rumit seiring nama Robin Hood dijadikan istilah umum untuk orang yang ada di luar perlindungan hukum.
Saat literatur mulai memunculkan karakter-karakter baru dalam dongeng Robin Hood seperti Richard the Lionhearth dan Prince John, jejak keberadaan Robin Hood semakin tidak jelas. Hingga saat ini, tidak ada seorang juga yang mengetahui siapa sebenarnya tokoh kriminal ini.

Pasukan Romawi yang Hilang

Sesudah pasukan Parthia berhasil menang atas tentara Jenderal Romawi Crassus, diceritakan bahwa sejumlah tahanan perang melarikan diri melewati padang pasir yang 17 tahun kemudian akhirnya ditangkap oleh militer Han.
Ban Gu, seorang ahli sejarah abad pertama, menulis sebuah hikayat seputar konfrontasi sekelompok pasukan aneh berjumlah seratus tentara yang berperang menggunakan formasi unik berskala ikan untuk pasukan Romawi. Ahli sejarah lainnya yang berasal dari Oxford membandingkan catatan-catatan kuno dan menyimpulkan bahwa tentara Romawi yang hilang tersebut berhasil menemukan sebuah kota kecil di sekitar padang pasir Gobi. Kota ini bernama Ligian dan dalam bahasa Cina di kenal dengan sebutan Roma.
Tes DNA pun dilakukan untuk mamastikan kebenaran tersebut dan diharapkan mampu mengungkap misteri aneh seputar tentara yang berambut pirang, bermata hijau, dan suka berkelahi melawan banteng.
Naskah Voynic
Naskah kuno memang dapat dijadikan sebagai bukti kuat untuk mengungkap peristiwa yang tarjadi di masa lalu. Tapi, apa jadinya jika naskah kuno tersebut ditulis menggunakan gambar, kode, dan isyarat yang sangat membingungkan para ilmuwan?
Naskah Voynich adalah salah satu naskah misterius yang cukup terkenal. Naskah Voynich ini diperkiarakan ditulis pada abad ke-15 atau abad ke-16 dan hingga kini penulisnya tidak diketahui.
Naskah kuno yang misterius ini banyak dijadikan objek studi intensif oleh para profesional maupun para amatir kriptografer. Namun, semua para ahli ini gagal mendeskripsikan semua bagian yang ada dalam naskah.
Ada yang mengatakan bahwa naskah kuno ini hanyalah tipuan. Tapi, ada juga yang mengatakan bahwa naskah ini membahas tema-tema pengobatan abad pertengahan atau abad modern awal. Naskah kuno ini juga dilengkapi dengan ilustrasi yang memperlihatkan bahwa naskah ini mempunyai enam bagian, yaitu herbal, biologis, farmasi, kosmologi, resep, dan astronomis.

Related Post:

Widget by [ Iptek-4u ]

0 komentar:

Poskan Komentar

Tulis lah Komentar Yang Berbobot

Ingin Berlanggan Dengan Menzynta Blog? Silahkan Tulis Email Anda